Senin, 14 Februari 2011

Kolestrol..!!!!

Dalam tubuh terdapat lemak terdiri dari kolesterol jahat yang biasa disebut LDL (Low Density Lipoprotein) dimana lemak ini dapat menempel pada pembuluh darah. Sedangkan kolesterol baik yang dikenal dengan HDL (High Density Lipoprotein) merupakan lemak yang dapat melarutkan kandungan LDL dalam tubuh. Kolesterol normal dalam tubuh adalah 160-200 mg, maka penumpukan kandungan LDL harus dicegah agar tetap dalam keadaan normal. Berikut beberapa tips agar Anda dapat mengontrol kolesterol dalam darah.
Kolestrol merupakan senyawa yang harus tetap ada dalam darah. Kolestrol berfungsi sebagai bahan dasar penyusunan empedu darah, jaringan otak, hati, ginjal, serat saraf dan adrenalin. Selain itu juga diperlukan tubuh sebagai bahan dasar pembentukan hormon steroid yaitu estrogen, testoteron, progesteron, dan kortison. Hormon ini berfungsi untuk mengatur fungsi dan aktivitas tubuh. Bila kadar kolestrol rendah dalam tubuh akan mengganggu proses hormon seperti mengganggu menstruasi dan kesuburan, bahkan dapat menyebabkan kemandulan bagi pria dan wanita. Namun jika kadarnya berlebih akan menimbulkan keluhan pada tubuh seperti punggung terasa sakit, bahkan lama kelamaan kolestrol yang berlebih dapat menjadi sakit jantung. Semua ini disebabkan karena sering mengkonsumsi makanan yang mengandung kolestrol. Sehingga kadar kolestrol menjadi tinggi dan menimbulkan efek sakit pada tubuh. Kolesterol dihasilkan secara alami oleh tubuh kita sebanyak 20 %, dan 80% lagi dari makanan. Kunci utama menurunkan kadar kolesterol dalam darah, yaitu dengan tidak menambah asupan kolesterol melalui makanan. Hindari mengkonsumsi daging merah, kuning telur, jeroan, lemak hewani, susu dengan lemak, keju dan olahan susu lainnya. jenis makanan tersebut akan menambah kadar kolestrol dalam darah. Kunci kedua, membuang kolesterol yang sudah terlanjur ada di dalam tubuh. 
Caranya dengan berolah raga untuk membantu tubuh membakar lemak-lemak yang tersimpan di bawah kulit. Lemak juga merupakan sumber kolesterol yang efeknya dapat meningkatkan resiko terkena penyakit jantung. Olah raga yang dilakukan harus rutin dan yang menggerakkan anggota tubuh, seperti jalan kaki, naik sepeda, bulutangkis, dan lain lain. Selain berolah raga juga harus banyak makan makanan berserat tinggi yang berfungsi membuang butiran lemak dan kolesterol lewat kotoran. Serat tinggi tersebut terdapat dalam sayuran dan buah-buahan seperti, sayuran mentah, tomat, mangga, semangka, pepaya dan lain-lain. Karena itu, setiap makan sangat dianjurkan mengkonsumsi makanan yang cukup serat, minimal 8 gram serat setiap kali makan. Tiga usaha itulah yang dapat kita lakukan untuk menurunkan kadar kolestrol dalam darah yakni menghindari memakan makanan mengandung kolestrol tinggi, berolah raga dan memakan makanan yang mengandung serat tinggi. Kemudian untuk melihat hasilnya setelah beberapa lama melakukan tiga hal tersebut, agar memeriksakan kadar kolestrol kita ke rumah sakit.

Tips Mengendalikan Kolesterol

Berikut ini beberapa tips yang bisa Anda lakukan untuk mengendalikan kolesterol Anda:

  • Diet

    Konsumsi makanan yang rendah lemak dan kolesterol. Misalnya dengan mengkonsumsi susu tanpa lemak dan mengurangi konsumsi daging. Pilihlah makanan dengan kandungan lemak tak jenuh daripada kandungan lemak jenuh. Minyak yang digunakan untuk menggoreng secara berulang-ulang dapat meningkatkan kadar kolesterol, maka ada baiknya Anda mengurangi konsumsi makanan yang digoreng.
  • Konsumsi makanan berserat

    Lebih banyak mengkonsumsi makanan berserat seperti gandum, kacang-kacangan, sayur-sayuran dan buah-buahan. Jenis makanan ini dapat menyerap kolesterol yang ada dalam darah dan mengeluarkannya dari tubuh.
  • Konsumsi antioksidan

    Antioksidan banyak terdapat dalam buah-buahan seperti jeruk, strawbery, pepaya, wortel, atau labu. Mengkonsumsi bawang putih secara teratur juga dapat menurunkan kadar kolesterol.
  • Hindari alkohol dan merokok

    Dengan merokok atau mengkonsumsi alkohol, kolesterol akan mudah menumpuk dalam aliran darah.
  • Olahraga

    Berolahraga secara teratur sesuai dengan umur dan kemampuan. Jaga agar berat tubuh Anda tetap ideal.

Makanan sehat, hati-hati, berbahaya atau pantang?
 
Seperti disebutkan diatas, makanan merupakan hal penting yang dapat menyebabkan kolesterol. Tabel berikut dapat Anda jadikan acuan makanan apa saja yang sebaiknya Anda makan atau dapat dikurangi konsumsinya.
Jenis MakananKolestrol
(mg/10 gr)
Kategori
Jenis makanan yang aman dikonsumsi karena kadar kolestrol yang rendah
Putih telur ayam0sehat
Teripang0sehat
Susu sapi non fat0sehat
Daging ayam / daging bebek pilihan tanpa kulit50sehat
Ikan air tawar55sehat
Daging sapi / daging babi pilihan tanpa lemak60sehat
Daging kelinci65sehat
Daging kambing tanpa lemak70sehat
Ikan ekor kuning85sehat
Jenis makanan yang boleh dikonsumsi sekali-kali
Daging asap (ham / smoke beef)98sekali-sekali
Iga sapi100sekali-sekali
Iga babi105sekali-sekali
Daging sapi105sekali-sekali
Burung dara120sekali-sekali
Ikan bawal120sekali-sekali
Jenis makanan yang perlu diperhatikan untuk dikonsumsi karena kadar kolestrol yang cukup tinggi
Daging sapi berlemak125hati-hati
Gajih sapi130hati-hati
Gajih kambing130hati-hati
Daging babi berlemak130hati-hati
Keju140hati-hati
Sosis daging150hati-hati
Kepiting150hati-hati
Udang160hati-hati
Kerang160hati-hati
Siput160hati-hati
Belut185hati-hati
Jenis makanan yang berbahaya untuk dikonsumsi karena kandungan kolestrol yang tinggi.
Santan185berbahaya
Gajih babi200berbahaya
Susu sapi250berbahaya
Susu sapi cream280berbahaya
Coklat290berbahaya
Margarin / Mentega300berbahaya
Jeroan sapi380berbahaya
Jeroan babi420berbahaya
Kerang putih / tiram450berbahaya
Jeroan kambing610berbahaya
Jenis makanan yang pantang untuk dikonsumsi karena kandungan kolestrol yang sangat tinggi.
Cumi-cumi1170pantang
Kuning telur ayam2000pantang
Otak sapi2300pantang
Otak babi3100pantang
Telur burung puyuh3640pantang
Tabel Jumlah Kolestrol pada Makanan

Untuk kategori berbahaya dan pantang sebaiknya tidak dikonsumsi oleh penderita masalah hipertensi atau problem jantung, karena dapat menyebabkan serangan jantung, stroke dan bahkan kematian.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Comment Using Facebook